by

Arab Saudi Antisipasi Injeksi 1 Triliun Riyal untuk Teknologi 4IR

-Teknologi, Ekobis-606 Views

By Zahra

SELISIK.COM – Teknologi canggih dari Revolusi Industri Keempat (4IR) diperkirakan akan menghasilkan sekitar 1 triliun riyal (setara dengan Rp 3.862,03 triliun) bagi ekonomi Saudi dalam aliran pendapatan baru.

Kerajaan Arab Saudi akan menikmati peningkatan ekonomi dari robotika, kecerdasan buatan, dan model produksi nirkabel saat mendorong kota dan infrastruktur yang lebih cerdas. Dalam sambutan pembukaan konferensi 4IR Saudi, Menteri Komunikasi dan Informatika Arab Saudi Abdullah Alsawaha mengumumkan peresmian pusat 4IR Saudi bekerja sama dengan WEF dan mengatakan bahwa pusat tersebut akan memacu lebih banyak inovasi karena kota-kota Saudi harus mengikuti perkembangan teknologi.

Alsawaha menjelaskan kepada hadirin di konferensi yang berlangsung selama dua hari di King Abdullah City for Science and Technology, bahwa Kerajaan sedang membangun infrastruktur paling maju secara teknologi di proyek giga NEOM baru, yang akan menjadi pusat teknologi global.

Baca juga  Kemenperin Dukung Perlindungan Kekayaan Intelektual Bagi Pelaku IKM

“Dampak 4IR diperkirakan akan sangat besar, dengan produk domestik bruto non-minyak diperkirakan akan meningkat lebih dari 4 persen dari 2017 hingga 2030, menghasilkan pendapatan baru 1 triliun riyal,” ungkap Abdullah Alghamdi, presiden Saudi Data and Artificial Intelligence Otoritas (SDAIA) mengatakan dalam sambutan pembukaannya.

Alghamdi menyatakan, SDAIA sedang bekerja untuk mengembangkan platform yang disesuaikan untuk setiap kota untuk mengakomodasi kebutuhan spesifik mereka.

Konsep Revolusi Industri Keempat pertama kali dikemukakan oleh Klaus Schwab, ketua Forum Ekonomi Dunia, dan menjadi tema pertemuan tahunan WEF di Davos pada tahun 2016. WEF membuka Pusat 4IR pertamanya di San Francisco pada tahun 2016, dan ada sekarang berpusat di 13 negara, termasuk Arab Saudi.

“Dengan peluncuran ini, Anda telah menjadi bagian dari jaringan pusat global kami yang berkembang,” kata Schwab dalam sambutannya di konferensi tersebut.

Baca juga  Diskon Listrik PLN Diperpanjang Hingga Desember 2021

Haytham Alohali, Wakil Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Arab Saudi, menyatakan negaranya telah banyak berinvestasi dalam mendigitalkan kota-kotanya, dengan 60 persen pusat kota Kerajaan tercakup oleh jaringan 5G.

“Pemerintah telah mengembangkan salah satu sistem E-government tercanggih di dunia dan telah menetapkan data dan AI untuk mendukung transformasi digitalnya,” kata Menteri Perindustrian Bandar Alkhorayaf. Kerajaan memiliki basis manufaktur yang kuat dengan lebih dari 10.000 pabrik 40 khusus kota industri terpadu yang menyediakan infrastruktur dan layanan yang dibutuhkan untuk fasilitas manufaktur dan tenaga kerja.

CEO Yousef Albenyan menyatakan, produsen petrokimia terkemuka dunia, SABIC, berusaha untuk mengikuti perkembangan teknis dan berfokus pada transformasi digital dalam kecerdasan buatan, mesin, dan robotika. Ia juga berupaya memberikan solusi cerdas kepada pelanggannya dan meningkatkan proses kompetitif.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *