by

Batu Bara Belum Tergantikan

-Listrik-32 views

By Hadi

Dalam teori piramida Abraham Maslow, kebutuhan manusia beragam. Namun, lapisan piramida terbawah yang merupakan kebutuhan dasar tetap menjadi inti dari semua kebutuhan.

Karena kebutuhan dasar, semua orang membutuhkannya. Dunia berkembang. Dulu asal sudah bisa makan, ada tempat berteduh, dan tubuh tertutup pakaian, sudah merasa cukup.

Kebutuhan dasar makin berkembang. Yang sangat vital dan orang lupa adalah kebutuhan energi, khususnya energi listrik.
Listrik menjadi kebutuhan dasar dan sangat vital bagi semua orang. Listrik tak menyala lima menit saja hidup terasa sengsara.
Bagi aktivitas bisnis atau industri, gangguan aliran listrik adalah kehilangan pendapatan dan keuntungan. Itulah sebabnya, setiap negara harus bisa menjamin keandalan listrik agar semua pelanggan bisa menikmatinya dengan baik.

Jadi sangat jelas manusia membutuhkan beragam energi. Tiada hari tanpa memanfaatkan energi listrik. Energi menjadi kebutuhan manusia sejak dulu.

Baca juga  Best Electric Cars of 2021 and 2022

Energi listrik menjadi sangat vital bagi seluruh masyarakat di mana saja. Tanpa listrik, kehidupan bakal terganggu. Mati listrik sekejap saja sudah kelabakan. Aktivitas pasti terganggu. Ini karena aktivitas lain juga sangat bergantung pada ketersediaan dan keandalan pasokan listrik.

Dalam proses pabrikasi, sehebat apapun produksi manufaktur, pasti bergantung pada listrik. Robot-robot tak bisa menjalankan perintah pembuatnya, tak mampu membuat dan merangkai beragam produk manufaktur tanpa pasokan energi listrik.

Intinya, listrik menjadi kebutuhan dasar manusia. Hidup hilang kenyamanannya bila listrik tak hadir di tengah kita.

Itu baru konteks kebutuhan listrik. Padahal, manusia tak hanya memerlukan energi listrik, tapi juga energi lain dalam beraktivitas.

Kendaraan roda dua, roda empat, dan jenis lainnya membutuhkan bahan bakar minyak agar mesin bisa bergerak. Kapal laut dan pesawat udara juga perlu suplai bahan bakar agar mesin bisa menggerakkan seluruh sistem lainnya.

Baca juga  SP Group Uji Teknologi untuk Dorong Energi Baterai Kendaraan ke Jaringan Listrik

Sayangnya, di balik energi yang dipakai manusia, ada sisi gelapnya. Semua jenis energi, terutama yang berbasis fosil, pasti akan menghasilkan emisi. Sisa-sisa dari proses pembakaran energi ini bisa menjadi polutan yang justru merugikan manusia, lingkungan, dan seluruh alam.

Emisi berupa gas karbon saja (monoksida/CO ataupun karbon dioksida/CO2) bisa memunculkan efek yang mengerikan. Tentu semua ingat ada istilah gas rumah kaca. Ya, ini hanya tamsil. Ibarat gas yang mengumpul dalam sebuah rumah kaca tertutup, ruangan akan panas dan mengganggu makhluk hidup yang ada di dalamnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed