Berita Terkini tanpa Kebohongan

BI Perkirakan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,01% Sepanjang 2023

2 min read
Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi, PDB, GDP, produk domestik bruto, inflasi, moneter, kurs rupiah

By Mentari

SELISIK.COM – Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan sesuai ekspektasi. Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini mencapai 5,01 persen dalam anggaran tahunan BI (ATBI) 2023.

“Pertumbuhan ekonomi tahun ini kami perkirakan 4,5 persen sampai 5,3 persen. Perkiraan kami masih bisa diasumsi prognosa ATBI adalah 5,01 persen,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Senin (13/11/2023) lalu.

Perry menuturkan, ekonomi Indonesia pada 2023 tumbuh dengan baik dan berdaya, salah satunya berkat sinergi dan koordinasi kebijakan pemerintah dan BI dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan dari dampak negatif gejolak global. Pertumbuhan ekonomi pada level 5 persen diperkirakan masih bertahan pada tahun depan, seiring dengan kondisi permintaan domestik yang didorong oleh kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN), penyelenggaraan pemilu, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Prognosa inflasi ATBI 2023 mematok level 2,84 persen, tetap berada pada sasaran BI, yaitu 3 plus minus 1 persen. Perry menjelaskan inflasi turun dan terkendali lebih cepat dari perkiraan, di mana pada akhir kuartal III-2023 inflasi tercatat sebesar 2,28 persen. Sedangkan inflasi pada Oktober atau awal kuartal IV tercatat sebesar 2,56 persen.

Inflasi pada tahun 2024 mendatang diperkirakan tetap terjaga pada sasaran 2,5 plus minus 1 persen, di mana rencana ATBI 2024 mematok proyeksi inflasi pada level 3,20 persen. Gubernur BI menjelaskan upaya pengendalian inflasi menekankan konsistensi kebijakan moneter serta sinergi erat antara BI dan pemerintah, baik pusat maupun daerah, melalui Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Hal itu dilakukan dengan menguatkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah.

Adapun nilai tukar rupiah pada akhir 2023 diperkirakan berada pada level Rp15.280, lebih rendah dibanding prakiraan awal ATBI 2023 sebesar Rp15.070 akibat peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global. Meski begitu, kinerja nilai tukar rupiah relatif lebih baik dibandingkan depresiasi mata uang sejumlah negara di kawasan dan global.

Ke depan, Perry memperkirakan kondisi keuangan global akan berangsur-angsur membaik dan berpengaruh pada meningkatnya kinerja rupiah, sehingga BI mematok nilai tukar rupiah pada 2024 sebesar Rp15.510. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.