by

DKI Targetkan Vaksinasi Menjadi 11 Juta Orang

-Kesehatan-133 Views

By Zahra

SELISIK.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan target penyuntikan vaksin Covid-19. Pemprov DKI berharap penyuntikan 11 juta dosis bisa tercapai dalam waktu dekat.

“Insya Allah dalam beberapa pekan ke depan kita akan lampaui 11 juta vaksin bagi warga Jakarta dan sekitarnya,” ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta, Rabu, 18 Agustus 2021.

Pria yang akrab disapa Ariza ini mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta awalnya menargetkan penyuntikan vaksin Covid-19 untuk 8,8 juta orang. Jumlah itu sudah terlampaui dan 9.151.228 dosis pertama sudah disuntikkan ke warga. “Dosis kedua sudah mencapai 4.434.796 dosis,” ujar Ariza.

Menurut Ariza, 40 persen warga yang divaksinasi berasal dari luar Jakarta dan tidak memiliki KTP Jakarta. Pemprov DKI Jakarta terbuka dalam memberikan vaksin dan tidak hanya untuk warga dengan KTP Jakarta.

Baca juga  Kasus Omicron Terbanyak dari Arab Saudi, Terutama Pekerja Migran

Saat ini, menurut Ariza, rasio tempat tidur terpakai atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit (RS) di Jakarta terus menurun. “Keterisian tempat tidur di rumah sakit menurun lagi menjadi 25 persen dan ruang ICU turun menjadi 49 persen,” ujar Ariza.

Beragam jenis vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia dinilai sukses dalam menghadapi lonjakan kasus. Kementerian Kesehatan RI mengungkap buktinya lewat data perkembangan Covid-19 di DKI Jakarta.

Pekan lalu Pemprov DKI melaporkan setidaknya sudah memberikan dosis pertama vaksin Covid-19 pada sekitar 8.771.557 orang atau 98,1 persen dari target. Cakupan vaksinasi dosis kedua sudah lebih dari 3,8 juta orang atau mencapai 42,7 persen dari target.

Baca juga  Pakar UGM: Belum Ada Urgensi Vaksin Covid-19 Booster bagi Masyarakat Umum

Menurut juru bicara program vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi, kasus Covid-19 di DKI Jakarta pekan ini berkurang 35 persen dibandingkan minggu sebelumnya. Angka kematian pada periode yang sama bisa ditekan sampai 67 persen.

Vaksin yang kita gunakan mampu untuk mencegah kasus yang parah dan juga kematian akibat Covid-19. Contoh nyata dapat dilihat grafik DKI Jakarta,” kata Nadia dalam konferensi pers yang disiarkan Forum Merdeka Barat 9, Rabu (18/8/2021).

“Atas kerja keras semua pihak, DKI Jakarta mampu menekan angka penambahan kasus dan angka penambahan kematian Covid-19 di level lebih rendah dibandingkan periode awal dilaksanakannya PPKM,” jelas Nadia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed