Berita Terkini tanpa Kebohongan

Enam Kota Termahal Ada di Asia

2 min read
ashgabat sebagai kota termahal di dunia

Source: wikimedia

By Zahra

SELISIK.COM – Pandemi Covid-19 tidak diragukan lagi berdampak pada biaya hidup di seluruh dunia. Wabah ini menyebabkan nilai mata uang berfluktuasi dan menaikkan biaya barang dan jasa dengan mengganggu rantai pasokan.

Beberapa negara telah melihat fakta biaya hidup mereka meningkat pesat. Negara lain menunjukkan penurunan biaya hidup.

Tiap tahun Mercer, perusahaan manajemen aset Amerika, membuat daftar peringkat negara dengan biaya hidup paling mahal di dunia. Mercer yang perusahaan konsultan sumber daya manusia global dan manajemen aset, menemukan bahwa Ashgabat di Turkmenistan menjadi kota termahal di dunia bagi karyawan internasional pada tahun 2021.

Ini pertama kali Ashgabat menjadi kota termahal di dunia. Tahun 2020 lalu, Hong Kong yang menempati urutan pertama. Namun, pada tahun 2021 ini Hong Kong turun ke posisi kedua.

Dikenal dengan arsitekturnya yang mewah, Ashgabat – yang memegang rekor dunia untuk bangunan marmer putih dengan kepadatan tertinggi – telah mengalami kenaikan besar-besaran dalam biaya hidup bagi pekerja asing selama tiga tahun terakhir. Kenaikan biaya hidup secara beruntun ini terjadi akibat dari inflasi dan pasar gelap mata uang asing yang telah menaikkan harga impor.

Mirip dengan Ashgabat, sebagian besar tempat di 10 kota termahal terletak di Asia. Menurut laporan Mercer, selain Hong Kong di No. 2, ada Tokyo pada peringkat 4, Shanghai nomor 6, Singapura di nomor 7, dan Beijing pada posisi 9.

Yang hilang dari peringkat teratas tahun 2021 adalah kota-kota dari Amerika. Meskipun New York masih menempati peringkat sebagai kota termahal di Amerika Serikat, kota ini ditempatkan pada nomor 14 tahun ini, turun delapan peringkat dari peringkat 2020. Los Angeles dan San Francisco juga turun beberapa tempat dalam peringkat mereka tahun ini, masing-masing menempati nomor 20 dan nomor 25.

Perubahan dalam biaya hidup Amerika ini sebagian besar merupakan hasil dari fluktuasi mata uang antara Maret 2020 dan Maret 2021. “Terlepas dari meningkatnya inflasi barang dan jasa di negara itu,” kata laporan Mercer. Sebaliknya, dolar Kanada telah terapresiasi sehubungan dengan dolar AS, menggeser Montreal dari nomor 137 pada tahun 2020 menjadi nomor 129 tahun ini.

Beirut juga mengalami perubahan signifikan dalam biaya hidupnya selama setahun terakhir ini. Dalam peringkat 2021, Beirut menempati peringkat sebagai kota termahal nomor 3 di dunia, naik 42 peringkat dari posisi 2020.

Kenaikan meroket Beirut ini adalah hasil dari beberapa faktor. Di antaranya, depresi ekonomi yang luas setelah pandemi, ledakan pelabuhan Beirut 2020 yang menewaskan lebih dari 150 orang dan melukai ribuan, dan krisis keuangan menyeluruh.

Sebaliknya, laporan Mercer ini menyebutkan Bishkek di Kirgistan sebagai kota paling murah di dunia.

Jakarta tak masuk hitungan. Biaya hidup di Ibu Kota Indonesia ini justru merosot. Pada 2020, Jakarta menempati posisi 86, tetapi pada 2021 turun ke urutan 104.


20202021CityNegaraRange Change
21AshgabatTurkmenistan1
12Hong KongHong Kong (SAR)-1
453BeirutLebanon42
34TokyoJapan-1
45ZurichSwitzerland-1
76ShanghaiChina1
57SingaporeSingapore-2
98GenevaSwitzerland1
109BeijingChina1
810BernSwitzerland-2
1111SeoulSouth Korea0
1312ShenzhenChina1
1513N’DjamenaChad2
614New York CityUSA-8
1215Tel AvivIsrael-3
2516CopenhagenDenmark9
2017GuangzhouChina3
1918LondonUK1
1819LagosNigeria-1
1720LevrevilleGabon13

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.