by

Energi Bersih Jadi Sumber Listrik Kedua di AS pada 2020

-Terbarukan-466 Views

By Hadi

SELISIK.COM – Sumber energi bersih menghasilkan rekor baru mencapai 834 miliar kilowatt jam (kWh) listrik atau sekitar 21% dari semua listrik yang dihasilkan di Amerika Serikat pada tahun 2020.

Administrasi Informasi Energi AS (EIA) melaporkan, kontribusi energi hijau tersebut termasuk dari angin (pembangkit listrik tenaga bayu/PLTB), pembangkit listrik tenaga air (PLTA), pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), biomassa, dan panas bumi.

Hanya gas alam (1,617 miliar kWh) yang menghasilkan lebih banyak listrik daripada energi bersih di AS pada tahun 2020. Energi bersih melampaui pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang mencapai 790 miliar kWh dan batu bara (774 miliar kWh) untuk pertama kalinya dalam catatan. Ini adalah hasil dari penggunaan batu bara secara signifikan lebih sedikit dalam pembangkit listrik AS dan pertumbuhan energi dari angin dan matahari tahun lalu.

Baca juga  PLTS di Uni Eropa Naik ke Rekor Tertinggi

EIA mencatat 2020 adalah tahun pertama di mana lebih banyak listrik dihasilkan oleh energi bersih dan nuklir daripada batu bara di AS. Pada 2020, pembangkit listrik AS dari batu bara di semua sektor turun 20% dari 2019, sementara energi terbarukan, termasuk tenaga surya skala kecil meningkat 9%. Angin yang saat ini merupakan sumber listrik terbarukan yang paling umum di Amerika Serikat, tumbuh 14% pada tahun 2020 dari 2019.

Pembangkit listrik tenaga surya skala utilitas (proyek yang lebih besar dari 1 megawatt) meningkat 26%, dan tenaga surya skala kecil, seperti pembangkit listrik tenaga listrik panel surya atap yang terhubung meningkat 19%. Namun, hasil tahun 2021 akan terlihat sedikit berbeda dari tahun lalu karena kenaikan harga gas alam.

EIA memperkirakan kontribusi batu bara akan kembali naik. Tetapi sumbangan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu baru ini tak akan lama.

Baca juga  Membangun Sistem Energi Surya agar Tahan Lama dan Hemat Biaya

Berdasarkan Short-Term Energy Outlook (STEO), EIA memperkirakan pembangkit listrik tenaga batu bara di semua sektor pada tahun 2021 meningkat 18% dari tingkat tahun 2020 sebelum turun 2% pada tahun 2022. Pembangkit listrik terbarukan AS di semua sektor akan meningkat 7% pada tahun 2021 dan 10% pada tahun 2022. Akibatnya, batu bara akan menjadi sumber listrik paling umum kedua pada tahun 2021.

Energi terbarukan akan menjadi sumber paling umum kedua pada tahun 2022. EIA memperkirakan tenaga listrik nuklir akan menurun 2% pada tahun 2021 dan 3% pada tahun 2022 karena operator menghentikan beberapa pembangkit. EIA mengharapkan energi bersih menjadi sumber listrik yang dominan di AS pada tahun 2030.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *