Berita Terkini tanpa Kebohongan

Genjot Kinerja, Ditjen PSP Kementan Tingkatkan Sinergitas dengan Satker Daerah

2 min read

By Farisy

SELISIK.COM – Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar pertemuan dengan Satuan kerja (Satker) daerah di Semarang. Pertemuan digelar guna mengevaluasi implementasi program dan anggaran mereka di semester pertama pada 2021.

Kinerja Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) mendapat perhatian lebih dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada 2021. Ia meminta agar kinerja Ditjen PSP terus ditingkatkan. Sebab, penyediaan prasarana dan sarana pertanian punya peran penting dalam mencegah terjadinya krisis pangan.

Guna menjalankan amanat tersebut, Direktur Jenderal PSP Kementan, Ali Jamil menjelaskan pihaknya telah bersinergi dengan seluruh satker di daerah. Kini, kinerja Ditjen PSP bersama satker daerah di semester pertama telah dievaluasi. “Evaluasi ini merupakan bentuk pengawalan dan antisipasi dini atau early warning sehingga diharapkan dalam pelaksanaan kegiatan, telah berlangsung sesuai dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan. Sekaligus menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi kami dalam penajaman anggaran tahun 2021 dan perencanaan anggaran di tahun 2022,” ujar Ali dalam sambutannya, dikutip keterangan tertulis, Kamis, 17 Juni 2021.

Pada kesempatan itu, Dirjen PSP Kementan Ali mengaku pihaknya mengalami beberapa kendala selama menjalankan kerja program mereka pada semester pertama ini. Dimulai dari sisi penganggaran seperti revisi anggaran, sisi teknis, dan administrasi pelaksanaan kegiatan.

Kemudian, kendala lainnya yang dialami adalah pandemi korona (covid-19) serta aspek lainnya. Misalnya, pergantian atau rotasi pejabat di daerah yang juga menghambat pelaksanaan kegiatan Ditjen PSP secara keseluruhan. Karena itu, Ali meminta agar semua pihak yang terlibat lebih intensif, fokus, dan bekerja lebih giat, lebih keras dan cerdas untuk menyelesaikan kegiatan-kegiatan Ditjen PSP dalam sisa enam bulan ke depan. Menurutnya, hingga saat ini, berbagai kegiatan Ditjen PSP belum menunjukkan realisasi dan percepatan yang baik.

“Beragam kendala dan tantangan yang kita hadapi bersama, baik di pusat dan daerah. Namun besar harapan kami bahwa dengan bekerja lebih terencana dan terkoordinasi, maka solusi atau pengambilan keputusan yang tepat akan dapat lebih mempercepat pelaksanaan kegiatan sekaligus mencari solusi guna menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi,” ungkap dia.

Dirjen PSP Ali juga mengungkapkan ada beberapa jenis kegiatan utama Ditjen PSP yang mendapat perhatian lebih serius. Jenis kegiatan itu adalah kegiatan optimasi lahan rawa, irigasi pertanian, penyaluran dan pemanfaatan alat mesin pertanian, asuransi usaha tani padi, asuransi usaha ternak sapi/kerbau, penyediaan pupuk bersubsidi, dan Food Estate. “Pembinaan, pengawalan dan pengawasan kegiatan ini harus dilakukan dengan lebih intensif dan cermat, sehingga berbagai hambatan dalam pelaksanaannya dapat diminimalisir,” tutur Ali. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.