by

Gubernur Nilai PPKM Efektif Turunkan Covid-19 Jatim

By Zahra

SELISIK.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan penerapan PPKM di wilayahnya efektif menurunkan angka penyebaran Covid-19. Angka kasus Covid-19 di kabupaten/kota di Jatim yang memberlakukan PPKM level 4 turun dari semula 30 daerah menjadi 18 daerah.

“Kami harapkan semua bersedia dan bersabar menaati aturan, dan kembali bersabar sedikit lagi agar keadaan semakin kondusif dan terkendali,” ujar Khofifah di Surabaya, Selasa (10/8/2021).

Penerapan PPKM juga berdampak signifikan pada penurunan Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit. BOR isolasi rumah sakit maupun rumah sakit darurat serta rumah karantina telah berada di bawah standar WHO yaitu di bawah 60 persen.

Baca juga  Kejaksaan RI Buka Kesempatan 4.147 Formasi

Data Dinas Kesehatan Jatim menunjukkan, dibandingkan dengan awal penerapan PPKM pada 3 Juli 2021, BOR rumah sakit di Jatim berada pada level 81 persen. Kini turun menjadi 59 persen.

BOR RS Darurat turun dari 69 persen menjadi 49 persen. BOR rumah isolasi turun menjadi 38 persen dari sebelumnya 50 persen. Tingkat keterisian ICU menurun dari sebelumnya 78 persen menjadi 73 persen.

Selain pemberlakuan PPKM, menurut Khofifah, vaksinasi Covid-19 di Jatim juga digencarkan. Berdasarkan Dashboard Kemenkes/KCPEN, jumlah orang yang divaksin dosis pertama dan kedua di Jatim menempati posisi cukup tinggi. Untuk vaksin dosis pertama, jumlahnya mencapai 7.960.752 orang atau sekitar 25,01 persen dari sasaran.

Baca juga  Pemkot Jaksel akan Matikan Lampu Jalan

Jumlah orang yang telah divaksin untuk dosis kedua di Jatim sebanyak 3.619.554 orang. Ini setara dengan 11,37 persen dari target sasaran.

Ada 18 kabupaten/kota di Jatim menerapkan PPKM level 4. Wilayah itu meliputi Tulungagung, Sidoarjo, Madiun, Gresik, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, dan Kota Batu. Kemudian Trenggalek, Nganjuk, Malang, Lumajang, Bangkalan, Lamongan, dan Mojokerto.

Berada di level 3 adalah Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Kediri, Sumenep, Probolinggo, Tuban, Jember, Bojonegoro, Jombang, dan Ponorogo. Selanjutnya Blitar, Banyuwangi, Situbondo, Ngawi, Bondowoso, Magetan, Kota Probolinggo, da Kota Pasuruan. Sementara yang saat ini berada di level 2 adalah Sampang.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed