Berita Terkini tanpa Kebohongan

Proses Ibadah Haji 2021 di Tanah Suci Makkah

[metaslider id=”3048″]

Dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, proses ibadah haji pada tahun 2021 ini berjalan lancar. Tahun 2021 ini, hanya ada 60.000 jamaah yang mendapatkan izin dari Pemerintah Arab Saudi.

Pada musim haji 2021, sebenarnya ada 600.000 orang yang mendaftar untuk menunaikan ibadah haji. Namun, karena kondisi yang masih kurang kondusif, Arab Saudi hanya memberikan kesempatan kepada 60.000 orang.

Dari 60.000 itu, ternyata ada jamaah Indonesia yang mengikuti ibadah haji 2021. Data dari Kedutaan Besar Indonesia untuk Arab Saudi, ada 327 jamaah asal Indonesia yang bisa beribadah haji pada tahun 2021.

Tentu saya semua pihak harus bersyukur karena jumlah jamaah haji pada tahun 2021 lebih banyak dibandingkan jumlah 2020 yang hanya 1.000 orang.

Bila dibandingkan dengan masa normal, tentu saja jumlah jamaah haji 2020 dan 2021 masih sangat sedikit. Pada masa normal, sebagai contoh pada 2019, jumlah jamaah haji mencapai 2,5 juta orang.

Jamaah yang boleh menunaikan ibadah haji pada 2021 juga harus mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat. Mereka harus mendapatkan vaksin lengkap dan mereka tak memiliki riwayat penyakit parah.

Usia jamaah yang boleh berhaji minimal 18 tahun dan maksimal 65 tahun. Dengan pembatasan ini, diharapkan tak ada masalah selama menjalani ibadah haji yang memang membutuhkan energi dan kesehatan yang prima.

Pemerintah Arab Saudi juga menerapkan kartu pintar (smart card) bagi jamaah haji yang mendapatkan izin. Tanpa kartu pintar ini, jamaah tak bisa mengikuti proses ibadah haji pada tahun 2021 ini.

Demi menjaga tak banyak kontak dengan sesama jamaah atau dengan orang lain, Pemerintah Arab Saudi juga menggunakan robot untuk membawa dan mengantar air zamzam. Jamaah juga diminta menggunakan kendaraan listrik saat bepergian atau mengerjakan beberapa rangkaian khusus ibadah haji.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.