Berita Terkini tanpa Kebohongan

Harga Swab PCR di Indonesia Termurah se-Asia

2 min read
tarif swab test pcr di indonesia termurah

By Zahra

SELISIK.COM – Bumame Farmasi menyatakan bahwa harga swab test PCR di Indonesia termurah di kawasan Asia Tenggara.

Harga murah ini terjadi karena banyak penyedia jasa tes yang menurunkan biaya. Melalui instruksi pemerintah, harga yang ditetapkan berkisar pada rentang Rp 495 ribu sampai Rp 525 ribu.

Menurut Dirut Bumame Farmasi James Wihardja, pihaknya sudah mengecek ke beberapa fasilitas kesehatan yang menyediakan jasa swab test PCR. “Kami sebagai penyedia jasa juga berusaha memaksimalkan solusi agar masyarakat bisa menggunakan layanan swab test PCR dengan mudah, aman, cepat dan tentunya dengan tarif yang lebih terjangkau. Kami juga menjamin tingkat akurasi terbaik bagi masyarakat melalui layanan dan laboratorium mandiri yang dilengkapi komponen-komponen berkualitas terbaik,” kata James dalam keterangan resmi, Senin (23/8/2021).

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, Indonesia memiliki tarif yang lebih murah dibandingkan beberapa negara Asia, seperti Thailand dengan kisaran Rp 1.300.000 sampai Rp 2.800.000 sekali swab test PCR. Singapura menerapkan tarif SGD 160 atau Rp 1.500.000 layanan swab test PCR.

“Hal ini berbeda dengan India yang mendapatkan subsidi penuh oleh pemerintah negaranya, serta alat swab test PCR, reagen yang digunakan hingga obat-obatan yang diproduksi dalam negeri Bollywood itu sendiri. Sehingga tidak heran, tarif swab test PCR di negeri tersebut jauh lebih murah dari Indonesia dan bahkan negara-negara berkembang lainnya,” kata James.

Epidemiolog Indonesia Dicky Gunawan menyatakan bila Indonesia bisa memproduksi reagen dan komponen pendukung swab test, pasti harganya bisa dikontrol, dikendalikan dan murah. “Kendala saat ini adalah kita masih menggunakan reagen dan komponen impor dan biaya investasi yang tinggi terutama alat laboratorium yang digunakan,” ujarnya.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengemukakan saat ini Indonesia masih terkendala karena impor. “Karena tes PCR kita masih impor termasuk bahan bakunya juga, sebagian besar juga impor,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.