Berita Terkini tanpa Kebohongan

Kabupaten Bekasi Kekurangan Tenaga Kesehatan

2 min read
COVID, NAKES, TENAGA MEDIS

By Zahra

SELISIK.COM – Wabah Covid-19 makin merepotkan. Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saja mengaku kekurangan jumlah tenaga kesehatan (nakes) untuk membantu masyarakat mengatasi pandemi ini.

Kepala Dinkes Kabupaten Bekasi dr Hj Sri Enny Mainiarti menjelaskan, saat ini empat nakes harus menangani 30 pasisen. Ini jelas tidak seimbang. Idealnya satu tenaga kesehatan hanya merawat tiga pasien dalam kondisi normal. “Kita kekurangan nakes. Jumlahnya saya tidak bisa sebut karena tidak pegang data, itu angka-angka. Yang jelas saat ini begitu kondisinya,” jelas Sri.

Antrean pasien Covid-19 yang ingin dirawat di rumah sakit juga panjang. Sri mengungkapkan, tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) pasien Covid-19 sudah mencapai 85 persen dari total kapasitas rumah sakit. “Kenapa kita katakan BOR rumah sakit masih 85 persen bukan 100? Karena antrean di bawah itu sudah ada. Mereka input di bawah jam 12 siang, terlihat kosong tapi sebetulnya udah ada antrean. Kalau jam 12 siang sudah tidak memadai,” ujarnya.

Kabupaten Bekasi pun menambah tempat tidur pasien Covid-19. Meski demikian, Pemda masih terkendala minimnya jumlah nakes sehingga banyak pasien yang terlebih dahulu dirawat di IGD rumah sakit sebelum masuk ke kamar pasien setelah kosong. “Memang satu-satunya cara menambah tempat tidur, tapi kalau tambah tempat tidur kita harus tambah SDM. SDM kita tidak ada,” tutur Sri.

Menurut Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, dr Hj Sumarti, pihaknya mengambil sejumlah upaya untuk mengatasi keterbatasan nakes mulai dengan mengurangi pelayanan ruangan rawat inap pasien non Covid-19. Di antaranya dengan pembukaan pendaftaran dan seleksi tenaga kesehatan tambahan. “Sudah kami lakukan, mobilitas nakes kita alihkan mayoritas ke pasien Covid-19 dan rekrutmen juga sudah dilakukan tapi masih juga belum mencukupi kebutuhan. Kalau memungkinkan ada relawan yang ditempatkan di kami, itu pasti sangat membantu,” jelasnya.

Kapasitas di RSUD Kabupaten Bekasi 236 tempat tidur isolasi pasien Covid-19 dengan 16 ruangan khusus pasien bergejala sedang hingga berat yang memiliki riwayat penyakit kritis. Saat ini sudah 220 bed dan 16 bed khusus critical illness. Dengan demikian, totalnya 236. “Kita akan menuju 317 ruang kalau memang lonjakan kasusnya terus meningkat, sambil menunggu tambahan nakes tadi,” jelas Sumarti.

Kekurangan nakes terjadi di banyak tempat. Bekasi yang menjadi penyangga Ibu Kota Jakarta saja kelimpungan. Bisa dibayangkan wilayah-wilayah lain di luar Bekasi, dipastikan masalahnya lebih pelik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.