by

Kemendag Jamin Stok Kedelai untuk Produksi Tahu dan Tempe Aman

-Ekobis-370 Views

By Nanda

SELISIK.COM – Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menyatakan, pemerintah menjamin stok kedelai saat ini cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan nasional, khususnya untuk produksi industri pengrajin tahu dan tempe. Oke mengakui terjadi peningkatan harga kedelai dunia.

“Kementerian Perdagangan bersama seluruh pelaku usaha kedelai nasional menjamin harga kedelai tetap terjangkau dan stok kedelai cukup untuk memenuhi kebutuhan industri pengrajin tahu dan tempe nasional, meskipun harga kedelai dunia masih cukup tinggi,” ujar Oke dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Menurut Oke, peningkatan harga kedelai yang terjadi saat ini disinyalir karena dampak cuaca ekstrem yang terjadi di negara produsen kedelai, seperti Argentina dan Brasil. Selain itu, juga adanya rush pembelian kedelai asal Amerika Serikat oleh Tiongkok pascabadai Ida usai.

Baca juga  Tahun Ini Garuda Kejar Restrukturisasi Kelar

“Kami berharap kondisi peningkatan harga kedelai dampak cuaca ekstrem ini tidak berlangsung lama. Hal tersebut mengingat adanya potensi kenaikan produksi kedelai dunia dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Oke.

Berdasarkan data Chicago Board of Trade (CBOT), harga kedelai dunia pada minggu kedua Januari 2022 sekitar USD 13,77/bushels atau setara USD 505/ton naik dari kondisi minggu pertama Januari 2022 yaitu USD 13,15/bushels atau setara USD 483/ton. Sehingga, landed price diperkirakan berada di kisaran Rp8.500/kg dan harga di tingkat importir diperkirakan Rp9.300/kg.

Menurut informasi Asosiasi Kedelai Indonesia (Akindo), stok kedelai di tingkat importir anggota Akindo saat ini sekitar 400 ribu ton yang terdiri atas stok awal Januari 2022 sebanyak 150 ribu ton dan stok yang akan masuk di pertengahan Januari 2022 sebanyak 250 ribu ton. Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar dua bulan mendatang.

Baca juga  Topang Sektor Aneka, Substitusi Impor Industri Alat Olahraga Lampaui Target 22%

Oke menuturkan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) secara periodik akan terus memantau dan mengevaluasi pergerakan harga kedelai dunia. Ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga kedelai di tingkat industri pengrajin tahu dan tempe, serta stabilitas harga di pasar rakyat.

“Kami mengimbau para importir kedelai untuk bersama-sama menjaga harga kedelai tetap terjangkau bagi para industri pengguna, khususnya para pengrajin tahu dan tempe. Sehingga, masyarakat tetap mendapatkan produk turunan kedelai dengan harga terjangkau,” kata Oke.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *