Berita Terkini tanpa Kebohongan

Kominfo Buka Institut Digital Nasional University Tahun 2022

2 min read
digital learning, belajar daring

By Zahra

SELISIK.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan akan memulai Institut Digital Nasional University (IDNU) pada kuartal pertama 2022 mendatang. Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi menjelaskan, kementerian ini akan mengubah atau mengembangkan Sekolah Tinggi Multimedia (STMM) Yogyakarta menjadi Institut Digital Nasional University.

Menkominfo Johnny G Plate menyatakan perubahan nama dan model pendidikan lembaga pendidikan ini sudah mendapat persetujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Kita akan segera menyambut Institut Digital Nasional University,” jelas Dedy, Minggu, 25 Juli 2021.

Universitas baru ini, menurut Dedy, akan segera diluncurkan pada kuartal pertama 2022. Meskipun sejumlah program dan kemitraan yang terjalin telah menargetkan pertumbuhan talenta digital di Indonesia, Kementerian Kominfo tetap ingin langkah tersebut dipercepat. Mereka merancang perguruan tinggi khusus untuk mencapai target tersebut.

“Ini tentu sebuah angin segar di mana kita memiliki optimisme yang luar biasa karena tidak hanya pelatihan yang sifatnya nonformal, tetapi kita juga mendorong pendidikan formal untuk mempersiapkan talenta atau kecakapan digital,” ujar Dedy.

Menurut rencana, IDNU akan dibangun tidak hanya di Yogyakarta, tetapi juga di beberapa kota lain. Di antaranya di Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, Banjarmasin, Makassar, dan Manado.

Jadi, akan ada empat sekolah yang dipimpin empat dekan yaitu, Komunikasi Digital, Sekolah Bisnis dan Platform Digital, Sekolah Pasca Sarjana Kominfo, dan Sekolah Kebijakan dan Regulasi Digital. IDNU diklaim sebagai universitas pertama di Indonesia yang fokus pada kecakapan digital.

Tenaga pendidik yang disiapkan 70 persennya dari praktisi atau ahli dan sisanya dari akademisi. Format pendidikannya terdiri dari jenjang kurikulum tingkat dasar, menengah, dan lanjutan.

IDNU memiliki tiga program, yaitu reguler, non-reguler, serta riset dan PPM. Khusus reguler meliputi program sarjana dan/atau sarjana terapan dan program pascasarjana terapan serta program sertifikat.

Program riset dan PPM meliputi riset terapan di bidang transformasi digital dan pengabdian masyarakat. IDNU tidak membatasi usia peserta didik tapi mereka harus lulus terlebih dulu di tes standardisasi untuk seleksi penerimaan peserta baru.

“Program-program sumber daya manusia yang sudah dicanangkan terus bergulir, tidak berhenti walaupun ada pandemi yang melanda, tetapi kita tidak boleh patah semangat,” kata Dedy.

Dedy mengajak semua pihak agar tetap optimistis dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Caranya dengan mengikuti program-program SDM bidang digital Kementerian Kominfo.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.