by

Lifter Eko Yuli Rebut Perak Olimpiade Tokyo

-Sports-127 Views

By Farisy

SELISIK.COM – Unjuk prestasi kembali muncul dari Eko Yuli Irawan. Atlet angka besi andalan Indonesia ini berhasil merebut medali perak cabang olahraga angkat besi pada Olimpiade Tokyo 2020.

Turun di kelas 61 kilogram putra, Eko hanya kalah dari lifter Cina Li Fabin saat tampil di Tokyo International Forum, Minggu (25/7) siang WIB. Li Fabin menjadi yang terbaik dengan total angkatan 313 kg. Pada tempat ketiga, ada lifter Kazahkstan Igor Son dengan total angkatan 294 kg.

Total angkatan Eko kali ini mencapai 302 kg. Dari snatch 137 kg, lalu clean and jerk 165 kg.

Baca juga  Tiket Perempat Final Euro 2020 Sudah Terisi

Ini bukan pertama kalinya Eko mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional. Eko mengulang prestasi lima tahun silam. Sepanjang keikutsertaannya di ajang ini, Eko selalu menyumbang medali bagi Indonesia. Dia meraih perunggu di Olimpiade Beijing 2008. Saat itu ia turun di kelas 58 kg putra.

Lalu, pada 2012 Eko tampil di kelas 62 kg. Lifter kelahiran Metro, Lampung, ini mendapatkan medali perunggu. Empat tahun kemudian, kompetisi multicabang olahraga ini berlangsung di Rio de Janiero, Brasil. Eko yang sudah mantap di kelas 62 kg kembali berprestasi dan menyabet medali perak.

Baca juga  Bilqis Prasista Tundukkan Akane Yamaguchi 21-19 dan 21-19

Eko juga peraih emas Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang dan Kejuaraan Dunia 2018 di Ashgabat, Turkmenistan. Dia mengoleksi lima medali emas dan satu perak di SEA Games. Ini medali kedua atlet Indonesia di Tokyo. Semuanya dari cabor angkat besi.

Windy Cantika Aisah menjadi atlet Indonesia yang mampu meraih medali. Dia menorehkan prestasi mentereng dengan menyabet medali perunggu. Saat tampil di Tokyo International Forum, Sabtu (24/7) siang WIB, total angkatannya mencapai 194 kg.

Tentu saja Indonesia berharap atlet-atlet lainnya menyusul Windy dan Eko. Terutama dari cabang andalan, yaitu bulu tangkis.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed