by

Lowongan Kerja di Bidang Industri Digital Tumbuh 1.400%

-Teknologi-392 Views

By Zahra

SELISIK.COM – Kalbis Institute telah meluncurkan program studi Bachelor of Informatics in Virtual Reality. Program ini untuk merespons lowongan kerja di bidang Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) atau industri digital yang tumbuh sekitar 1.400 persen beberapa tahun terakhir ini.

Semua sudah memahami teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) merupakan the Next Internet. Dengan market value yang diproyeksikan akan melebihi USD1 triliun pada beberapa tahun ke depan, VR/AR akan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi dan teknologi global.

Dalam perkembangannya, spektrum aplikasi VR/AR sangat luas mulai dari education/training, medical, hingga dunia militer. Tidak mengherankan dalam beberapa tahun terakhir lowongan kerja di bidang VR/AR tumbuh 1.400 persen. Kalbis Institute mulai tahun ini menyediakan state of the art facilities untuk mendukung pengajaran dan riset dibidang VR/AR.

“Pastikan Anda mengamankan seat anda di Kalbis Institute agar anda memiliki career ready skill sets and expertise dan menjadi pioneer di bidang VR/AR,” ungkap Markus Santoso, Assistant Professor at the University of Florida, United States of America and Visiting Professor di Kalbis Institute, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/12/2021).

Baca juga  Vivo V21 Resmi Meluncur Hari Ini, Bawa Sejumlah Teknologi Terkini

Program ini sebagai respons dari diskusi panjang yang telah dilakukan oleh Kalbis Institute dengan beberapa industri demi menyelaraskan kurikulum sesuai kebutuhan industri. Kalbis mengamati dalam beberapa waktu terakhir VR menjadi salah satu kebutuhan yang penting. Terlebih lagi sejak Facebook meluncurkan metaverse sebagai salah satu business model terbaru dalam dunia digital.

Kebutuhan di berbagai sektor juga sangat membutuhkan virtual reality, seperti yang disampaikan oleh medicalfuturist.com, kebutuhan akan virtual reality ini sangat membantu dunia kesehatan di masa depan. Itulah yang mendorong Kalbis Institute melakukan perubahan kurikulum sehingga cocok dengan kebutuhan di industri nantinya.

Dalam program VR Kalbis Institute ini, mereka mengedepankan project-based learning, yakni ketika mahasiswa dituntut untuk mampu memiliki proyek akhir sehingga berpengalaman dalam pengembangan solusi kreatif untuk AR maupun VR. Program ini juga didukung dengan state of the art facilities, yaitu mahasiswa memiliki laboratorium dan hal pendukung lainnya sehingga mereka tidak hanya memiliki kemampuan teoritis namun juga skill teknis, desain dan skills professional lainnya, seperti game engine programming, technology integration, dan masih banyak lagi.

Baca juga  Netflix akan Luncurkan Video Game Tahun Depan

Lulusan program studi ini diharapkan bisa menciptakan seseorang yang memiliki kemampuan untuk menjadi virtual reality developer, XR gameplay and tools, Technical 3D Artist, dan masih banyak lagi. Salah satu bentuk nyata untuk mencapai lulusan ini adalah ketika mahasiswa Kalbis Institute, Joseph Chou Jyh telah melaksanakan program “BoosterCamp” yang untuk VR dan AR yang dilaksakan di Dongseo University, Korea Selatan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *