by

Masih 2,7 Juta Warga Jakarta Belum Mendapatkan Vaksin Covid-19

-Kesehatan-11 views

By Zahra

SELISIK.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, jutaan orang dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta ternyata belum mendapatkan vaksin Covid-19.

Karena itulah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini tengah berupaya agar bisa segera merampungkan target vaksinasi bagi seluruh warga DKI. “Kalau kita perhatikan di Jakarta ini masih ada 2,7 juta orang yang ber-KTP Jakarta yang belum tervaksinasi,” jelas Anies di kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu, 4 September 2021.

Menurut Anies, vaksinasi di Jakarta sudah melampaui target pemerintah sebesar 119 persen. Tapi, jumlah itu adalah gabungan seluruh warga, termasuk orang dengan KTP non-Jakarta. “Prinsip kita adalah memang prinsip ikhtiar kemanusiaan, siapa saja yang membutuhkan vaksin akan diberikan,” ujar Anies.

Warga yang belum mendapatkan vaksin tersebut, jelas Gubernur, harus segera menerima suntikan vaksin. Apalagi, jumlahnya masih banyak, mencapai 2,7 juta orang. Karena itulah, Anies mengapresiasi DPD Golkar yang hendak membantu mewujudkan target yang telah ditetapkan oleh Pemprov DKI ini. “Harapannya nanti seluruh warga di tempat kami bisa mendapatkan haknya untuk tervaksin,” ujar Anies.

Baca juga  Tercatat 5,8 Juta Orang di Jakarta Sudah Dapat Vaksin Lengkap Covid-19

Penerima vaksin lengkap 5,8 juta

Penerima vaksin covid-19 lengkap atau dua dosis di wilayah DKI Jakarta sudah menembus angka 5,8 juta orang. Ada penambahan 111.896 orang yang mendapatkan vaksin dosis kedua.

“Total dosis dua kini mencapai 5.894.734 orang,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, melalui keterangan tertulis, Kamis, 2 September 2021.

Jumlah orang yang menerima vaksin covid-19 dosis pertama juga meningkat. Tercatat sudah 9.773.386 orang tervaksinasi. “Jumlah yang divaksin dosis satu bertambah sebanyak 36.227 orang,” kata Dwi.

Menurut Dwi, persentase program vaksinasi dosis kedua di Ibu Kota tercatat 65,9 persen. Sementara itu, laju persentase vaksinasi dosis pertama sejumlah 109,3 persen.

Dengan capaian itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meningkatkan target penyuntikan vaksin covid-19 menjadi 11 juta dosis. Semula vaksinasi ditargetkan menyasar 8,8 juta orang. Target awal vaksinasi sudah terlampaui.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta warga yang ingin divaksin segera mendatangi tempat vaksinasi. Warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi untuk mempercepat proses pendaftaran.

Baca juga  Presiden Targetkan Vaksinasi Covid-19 Capai 5 Juta Dosis Sehari

Warga yang boleh melaksanakan vaksinasi adalah mereka yang memiliki KTP DKI Jakarta. Kemudian, warga dengan KTP dari luar DKI Jakarta, tetapi berdomisili di DKI Jakarta dengan membawa keterangan domisili dari petugas RT. Lalu, pekerja di DKI Jakarta yang ber-KTP dari luar DKI Jakarta dengan membawa keterangan dari tempat kerja.

Meski demikian, banyak warga Jakarta yang mengeluh susah mendapatkan vaksin, baik vaksin pertama maupun kedua. Beberapa warga menyatakan, dia sudah mendapatkan vaksin pertama. Lalu, mereka mendapatkan jadwal untuk menerima vaksin kedua.

Namun, ketika mendatangi tempat untuk mendapatkan vaksinasi kedua, petugas vaksin bilang dosis sudah habis. Akhirnya, banyak warga yang sudah lama mengantre untuk vaksin kedua pulang tanpa mendapatkan suntikan vaksin.

“Ya, ini mengecewakan. Harusnya kalau sudah didata hari ini harus datang, ya kita dapat vaksinnya. Kan dari data gampang dilihat,” ungkap seorang warga Jakarta.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed