by

Menteri BUMN Yakin Ponpes dan Ekonomi Syariah Bisa Dorong Ekonomi

-Syariah-15 views

By Zahra

SELISIK.COM – Ekonomi keumatan bisa menjadi penggerak roda perekonomian nasional. Termasuk pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, pondok pesantren (ponpes) dan ekonomi syariah mempunyai potensi sangat besar untuk mendorong kemajuan ekonomi nasional. Sebagai gambaran, tercatat pada triwulan pertama 2021, Indonesia mempunyai 31.385 pondok pesantren dengan jumlah murid mencapai 4,29 juta orang. Potensi ini juga menjadi kekuatan ekonomi syariah Indonesia yang menempati peringkat keempat dunia.

Besarnya potensi tersebut, jelas Erick, masih bisa dikembangkan lagi. “Karenanya, kita semua perlu melakukan upaya peningkatan kapasitas talenta di lingkungan pesantren, baik dari sisi manajerial, keuangan, digitalisasi hingga infrastruktur dan akses pasar, agar lulusan pesantren siap bersaing, baik yang menggeluti dunia usaha maupun dunia karier,” ungkap Erick dalam webinar DSC 12 X NU Circle dengan tema ‘Jalan Sukses Tembus Omset Ratusan Juta dari Bisnis Makanan’, Senin (6/9/2021).

Baca juga  BSI Fasilitasi Perbankan dan Jasa Keuangan Syariah MUI

Untuk membangun jaringan serta ekosistem yang saling menguatkan, kata Erick, perlu sinergi dan dukungan dari pemerintah dan swasta. Termasuk dengan ajang, seperti kompetisi wirausaha yang memberi tantangan agar talenta di lingkungan pesantren terus berinovasi dan berkembang.

Baca juga  Penerbitan SBSN Capai Rp 1.835 Triliun Hingga Agustus 2021

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki menyatakan, target rasio kewirausahaan nasional pada 2024 sebesar 3,95 persen dengan pertumbuhan wirausaha baru sebesar 4 persen. Tapi, rasio kewirausahaan ini masih sekitar 3,47 persen atau masih di bawah negara tetangga lainnya seperti Singapura dan Malaysia. “Sehingga dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam mempersiapkan peningkatan kualitas SDM unggul untuk mewujudkan target itu,” ujarnya.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed