by

Pada Angka Mingguan, Gelombang Kedua Covid-19 Sudah Terjadi

-Kesehatan, Umum-132 Views

By Faris

JAKARTA – Ancaman Covid-19 belum juga reda. Bahkan, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut Indonesia telah mengalami gelombang kedua kasus mingguan.

Menurut Satgas, gelombang pertama terjadi pada 25 Januari 2021 dengan kenaikan 89.902 kasus atau bertambah sebesar 283 persen dalam 13 pekan. Lalu, pada 21 Juni 2021, angkanya jauh lebih tinggi, yaitu mencapai 125.396 kasus. Jumlah ini naik 381 persen dalam enam pekan.

Kenaikan kasus tersebut tentu saja mengkhawatirkan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, ini menandakan gelombang kedua kenaikan kasus covid-19 di Indonesia.

Baca juga  Di AS Saja 60% Masker KN95 Palsu, Gimana Indonesia?

Wiku merasa prihatin dengan kejadian ini. Sebenarnya, menurut dia, Indonesia pernah terjadi penurunan kasus sejak puncak pertama, yaitu selama 15 pekan dengan total penurunan hingga 244 persen. Namun, kenaikan mulai terjadi satu pekan usai libur Lebaran. Artinya, dampak yang ditimbulkan akibat libur panjang benar-benar nyata dan dapat terjadi sangat cepat.

Kenaikan terlihat normal dan tidak terlalu signifikan. Namun, kasus meningkat tajam memasuki minggu ke-empat usai periode libur. “Ini berlangsung selama tiga minggu hingga mencapai puncak kedua di minggu terakhir,” jelas Wiku dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/6/2021).

Baca juga  Delta Belum Teratasi, Muncul Varian Baru Delta Plus

Menurut pengamat Wiku, covid-19 justru meroket karena masih ada masyarakat yang pulang kampung di masa peniadaan mudik. Lonjakan juga terjadi karena munculnya beberapa varian covid-19 diperparah dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Inilah yang menyebabkan dampak periode libur terlihat hingga minggu ke-enam dan kemungkinan masih akan terlihat hingga minggu ke-delapan.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed