by

Pekerja Minta Penyaluran Bantuan Tunai

By Zahra

SELISIK.COM – Para pekerja yang tergabung dalam Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) meminta pemerintah segera menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) menyusul perpanjangan PPKM Darurat. Sekjen OPSI Timboel Siregar mengatakan, perpanjangan PPKM Darurat ini harus dibarengi dengan realisasi penyaluran subsidi upah bagi pekerja terdampak.

Timboel menuturkan, program BST juga harus benar-benar menyasar para pekerja yang terdampak sehingga daya beli mereka bisa tetap terjaga. “Pemerintah harus memastikan pekerja yang akan dibantu tidak lagi menggunakan data kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Timboel.

Menurut Timboel, masih banyak pekerja yang belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami dampak masa pandemi ini. Karena itu, pemerintah harus segera mempercepat penyaluran berbagai program bantuan sosial yang telah disebutkan Presiden Joko Widodo seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, bantuan kuota internet, dan subsidi listrik, memberikan insentif untuk usaha mikro informal sebesar Rp 1,2 juta untuk sekitar 1 juta usaha mikro.

Baca juga  Jakarta Waspada Banjir 3 Hari ke Depan

Perpanjangan PPKM Darurat pasti akan berdampak kepada masyarakat. Meski demikian, Timboel juga berharap PPKM Darurat ini benar-benar dapat menurunkan kasus positif secara signifikan, menurunkan tingkat kematian dan RS kembali normal.

PPKM Darurat jelas mempunyai tujuan untuk menghindari dan menurunkan mobilitas penduduk. Yang juga penting adalah menunkan mobilitas penduduk di tingkat mikro, yaitu di tingkat RT/RW sehingga benar-benar masyarakat dapat tetap tinggal di rumah.

Pada saat yang sama, pemerintah juga serius mengebut proses vaksinasi sehingga target 1 juta vaksinasi per hari dapat tercapai secara stabil setiap hari sehingga target proses vaksinasi selesai dalam setahun. “Saat ini pencapaian vaksinasi masih rendah,” jelas Timboel.

Target rakyat yang akan divaksinasi sebanyak 208.265.720 orang atau 77 persen dari total penduduk Indonesia 270 juta.

Baca juga  Mulai Agustus 2021, SIM C Dibagi 3 Jenis

Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021. Pelaksanaan PPKM darurat yang dimulai sejak 3 Juli 2021 hingga 20 Juli ini belum menurunkan secara signifikan kasus pertambahan kasus positif Covid-19, kasus kematian masih di atas angka 1.000, dan rumah sakit belum kembali normal.

PPKM Darurat tak akan efektif tanpa kerja sama semua pihak. Masyarakat harus menyadari pentingnya menghindari kerumunan.

Namun, di sisi lain masyarakat juga perlu bekerja demi mendapatkan penghasilan. Banyak kelompok masyarakat yang mengandalkan pendapatan harian untuk memenuhi kebutuhan mereka. Tanpa bekerja, mereka tak akan mendapatkan pendapatan.

Inilah yang harus menjadi perhatian pemerintah. Jangan sampai melarang orang berjualan, misalnya, tetapi tidak menggantinya dengan bantuan tunai pada hari itu juga.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed