by

Pemerintah Alokasikan Rp542,8 Triliun untuk Anggaran Pendidikan 2022

-Pendidikan-264 Views

By Mentari

SELISIK.COM – Pemerintah mengalokasikan dana yang cukup besar untuk bidang pendidikan pada tahun 2022 ini. Alokasi anggaran sebesar ini juga demi memenuhi amanat undang-undang yang menetapkan anggaran pendidikan harus sebesar 20 persen dari total anggaran.

Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, nilai alokasinya mencapai Rp542,8 triliun pada 2022 ini. “Anda bisa bayangkan kalau membengkak naik untuk misalnya keperluan Covid-19, membantu masyarakat, otomatis anggaran pendidikan akan naik karena dia harus 20 persen,” jelas Menkeu dalam sebuah webinar, Jumat (25/2/2022).

Untuk mengantisipasi masalah, jelas Sri Mulyani, pemerintah akhirnya membentuk dana abadi pendidikan pada 2010. Pembentukan ini untuk mengelola anggaran pendidikan. Pemerintah ingin dana besar yang dialokasikan untuk pendidikan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik antargenerasi dan dikelola secara baik.

Baca juga  Inilah Cara Mendapatkan KIP-Kuliah di UBSI

Menurut Menkeu, hingga kini jumlah total dana abadi pendidikan yang telah dikelola oleh pemerintah sudah tembus Rp88,1 triliun. Dana ini belum termasuk dana lain yang juga berkaitan dengan sektor pendidikan, di antaranya dana abadi penelitian sebesar Rp8 triliun, dana abadi pendidikan tinggi Rp7 triliun, serta dana abadi kebudayaan yang mencapai Rp3 triliun.

Menkeu menuturkan, beragam dana abadi itu adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pendidikan. Angka totalnya sudah mendekati Rp100 triliun. “Ini masih akan berkembang karena tahun 2022 akan ada tambahan lagi melalui mekanisme APBN,” ujar Menkeu.

Seluruh dana tersebut, kata Sri Mulyani, berasal dari penerimaan negara. Salah satu sumbernya adalah pajak masyarakat. Karena itulah, penggunaan dana tersebut harus benar-benar transparan.

Baca juga  Business Plan Competition dan Wirausaha Muda Mandiri 2021

Penggunaan dana tersebut, di antaranya untuk memberikan beasiswa kuliah. Sri Mulyani menuturkan, pemerintah sejak 2012 sudah memberikan beasiswa sebesar Rp1,9 triliun. Tahun 2022 lalu juga ada kontrak pendanaan untuk 1.668 pendanaan di bidang penelitian senilai Rp1,4 triliun.

Sri Mulyani mengemukakan, dana tersebut dikelola agar bisa memberikan peluang bagi kegiatan pendidikan, penelitian, kebudayaan, dan perguruan tinggi di Indonesia. “Untuk memperbaiki diri dan memperbaiki kualitas SDM,” jelasnya.

Salah satu beasiswa yang sudah rutin mendapatkan anggaran adalah beasiswa LPDP. Beasiswa ini sudah dibuka pada 25 Februari lalu dan batas akhir pendaftarannya adalah 27 Maret 2022.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *