Berita Terkini tanpa Kebohongan

Program Laptop Merah Putih Kemendikbudristek Dinilai Tepat

2 min read
laptop merah putih zyrex

By Zahra

SELISIK.COM – Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Ina Primiana menilai langkah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ingin menjalankan program digitalisasi sekolah dengan laptop produksi dalam negeri berlabel “Laptop Merah Putih” sesuai dengan kebutuhan pelaku industri. Kebijakan ini perlu karena dalam kondisi pandemi COVID-19 pelaku industri dalam negeri membutuhkan dukungan pemerintah termasuk dalam menyerap produk buatan lokal.

“Kebijakan ini sangat ditunggu-tunggu oleh industri dalam negeri agar tidak selalu mengutamakan barang impor seperti yang selama ini terjadi,” ungkap Ina dalam CORE Mid-Year Review di Jakarta, Selasa, (27/7/2021).

Mendikbudristek Nadiem Makarim beberapa waktu lalu menyatakanakan menggunakan produk dalam negeri untuk program digitalisasi sekolah dan akan mengirimkan 190 ribu laptop buatan lokal kepada 2.000 sekolah. Pemerintah perlu memprioritaskan belanja untuk produk industri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi.

Kini sebanyak 7.512 produk dalam negeri sudah memiliki nilai TKDN di atas 40%. Selain menyerap produk dalam negeri, Ina juga merekomendasikan kepada pemerintah untuk mempercepat substitusi barang impor dengan produk-produk dalam negeri.

“Ini dapat dilakukan menghemat belanja modal dan belanja barang pada industri dengan nilai impor tinggi, seperti industri mesin, kimia, logam, elektronik, dan makanan,” ujar Ina.

Menurut Ina, pemerintah mengizinkan industri esensial untuk tetap berproduksi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Izin operasi terutama untuk industri yang telah memiliki Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) bisa diawasi oleh Polisi dan Satpol PP. “Dengan ini diharapkan industri esensial bisa tetap produksi dan terus tumbuh,” ujarnya.

Ina menuturkan, pemerintah perlu memastikan oksigen tersedia baik untuk kesehatan masyarakat maupun kebutuhan industri. Dia mengharapkan pemerintah meneruskan penyaluran insentif bagi industri yang terdampak COVID-19.

Pemerintah sedang menyiapkan rancangan untuk membuat produk dalam negeri bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Dalam waktu dekat, pemerintah ingin mewujudkan laptop Merah Putih.

Laptop ini akan dibuat menggunakan sumber daya manusia dalam negeri dan melalui kerja sama antarperguruan tinggi. Ini sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada impor di bidang TIK.

Menurut rencana, pembuatan laptop merah putih memiliki sertifikat TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) pada 2021. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp3,7 triliun untuk pengadaan unit laptop sebanyak 431.730 unit.

Menurut, dosen elektronika ITB Ari Indrayanto, program ini bekerja sama dengan tiga perguruan tinggi, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Sepuluh Nopember (ITS). Kerja sama ini juga sekaligus bertujuan untuk catching up dan transfer of knowledge, menyatukan knowledge untuk belajar terlebih dahulu.

Pada 2021 akan fokus pada pematangan perencanaan laptop merah putih. Lalu, pada 2022 lebih konsentrasi pada pelaksanaan produksi laptop merah putih dan lulus pengujian secara elektronis dan fisik. Dengan demikian, konsorsium bisa mewujudkan TKDN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.