by

Proyek Energi Sampah, Dubai Holding Pimpin Investasi $1,1 Miliar

-Energi-33 views

By Zahra

SELISIK.COM – Dubai Holding, perusahaan investasi milik penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum, menyatakan telah bermitra dengan lima perusahaan untuk mengembangkan fasilitas energi dari limbah senilai 4 miliar dirham atau setara dengan $1,1 miliar (Rp 15,901 triliun).

Konsorsium tersebut terdiri dari Dubai Holding, Hitachi Zosen Inova yang berkantor pusat di Swiss, ITOCHU Corporation Jepang, BESIX Group Belgia, dan perusahaan konstruksi lokal Tech Group.

Proyek ini memiliki masa konsesi 35 tahun dengan kota Dubai. “Fasilitas ini akan mengolah 5.666 ton limbah padat kota yang dihasilkan oleh masyarakat Dubai per hari,” ujar sumber dari Dubai Holding.

Baca juga  Bagaimana Cara Kerja Mobil Listrik?

Fasilitas pengolah limbah ini akan menghasilkan energi dengan memproses 1,9 juta ton limbah per tahun.

Perjanjian pinjaman pembiayaan proyek senilai $900 juta telah diselesaikan dengan Japan Bank for International Cooperation dan lembaga keuangan termasuk Standard Chartered Bank dan Sumitomo Mitsui Banking Corp.

Negara Teluk Persia memiliki beberapa pilihan untuk menghentikan tumpukan raksasa sampah plastik, kertas, dan organik di pinggiran kota-kota gurunnya agar tidak menumpuk lebih tinggi lagi. Sudah ada fasilitas untuk memilah sampah dan beberapa lagi mampu mendaur ulang bahan konstruksi, ban, dan elektronik. Namun, sangat sedikit yang dapat mengubah sampah rumah tangga menjadi produk baru yang bermanfaat, apalagi menjadi energi listrik.

Baca juga  Pertamina Target Bangun 10.000 Pertashop

Alasannya memang bisa klasik. Pabrik daur ulang sampah membutuhkan banyak investasi. Ironisnya, pabrik tersebut tidak memiliki manfaat untuk menghasilkan energi. Harus ada konstruksi khusus agar pabrik bisa mengolah limbah menjadi energi listrik.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed