by

Sandiaga Targetkan 80% Pelaku Parekraf Sudah Divaksin Sepanjang 2021

-Wisata-2 Views

By Khanzalani

SELISIK.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan 80 persen dari 34 juta pelaku pariwisata maupun ekonomi kreatif di seluruh Indonesia sudah divaksin covid-19 pada akhir 2021. Ini penting agar sektor pariwisata secepatnya kembali pulih.

“Sampai September kita target 400 ribu pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (divaksin), artinya 34 ribu sampai 40 ribu orang per hari harus kita kejar,” ujar Sandiaga, saat kunjungannya ke Pendopo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, seperti dilansir laman resmi Kemenparekraf, Senin, 23 Agustus 2021.

Sandi menjelaskan, pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia berjumlah sekitar 34 juta orang, dari data itu sebesar 80 persen ditargetkan 2021 sudah mendapatkan vaksinasi covid-19. “Total daripada pelaku parekraf ini 34 juta dan kita targetkan tahun ini bisa divaksin 70 sampai 80 persen,” ujarnya.

Upaya mencapai target vaksinasi bagi pelaku pariwisata tersebut, menurut Sandi, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait manfaat vaksin dalam menghadapi wabah covid-19. Dia yang pernah terjangkit covid-19 mengaku ada manfaatnya setelah mendapatkan vaksin covid-19 sehingga seluruh pelaku pariwisata diwajibkan untuk divaksin agar lebih sehat dan kuat jika terjangkit covid-19.

Baca juga  Indonesia Terima Tongkat Estafet Kepemimpinan Asean Tourism Forum dari Kamboja

“Saya ini alumni (terpapar covid-19), jadi saya ngerasa banget, bagaimana sekarang ternyata terbukti vaksin itu adalah benteng yang sangat efektif untuk menahan laju penularan covid-19,” ujarnya.

Sandi mengatakan, sosialisasi dan mengedukasi masyarakat untuk divaksin merupakan langkah yang penting agar semakin banyak orang mendapatkan vaksin, terutama dari kalangan pelaku usaha pariwisata. Selama ini kesadaran masyarakat akan pentingnya divaksin semakin tinggi, terbukti saat kunjungan kerja di Kabupaten Bandung Barat yang diprediksi seribu orang justru yang datang mencapai 1.500 orang.

“Kita yakin (industri pariwisata dan ekonomi kreatif) akan pulih kalau sehat, dan sehat itu dengan vaksinasi,” ujarnya.

Menurut Sandi, akselerasi program vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu upaya menekan angka penyebaran COVID-19 dengan terciptanya herd immunity atau kekebalan komunal sehingga dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

Sandi pun meggelar vaksinasi berkolaborasi dengan Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav), Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Kemenparekraf/Baparekraf menghadirkan sentra vaksinasi di Pusdikkav, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Fasilitas ini beroperasi pada 20-24 Agustus 2021 dan diperuntukkan bagi pelaku parekraf serta masyarakat umum, dengan target penerima vaksin 1.000 – 1.500 per hari. Kolaborasi ini turut didukung Orang Tua, Doktora Clinic, GBI Glow Fellowship Center, Persatuan Dokter Gereja Bethel Indonesia (PDGBI), Sheraton, dan blibli.

Baca juga  Saudi Luncurkan Acara Mural Kaligrafi Arab di Seluruh Arab Saudi

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berkontribusi dalam menghadirkan sentra vaksinasi. Mudah-mudahan ini langkah kita bersama untuk mewujudkan herd immunity,” ujar Sandi.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan per tanggal 21 Agustus 2021, masyarakat Jawa Barat yang sudah menerima vaksinasi dosis pertama sebanyak 8,28 juta orang atau sekitar 21,85 persen. Dan yang menerima vaksinasi dosis kedua sebanyak 4,36 juta orang atau sekitar 11,51 persen. Targetnya sendiri sekitar 15 juta vaksinasi per bulan.

Oleh karenanya, Menparekraf mendorong para stakeholder untuk ‘gercep’ gerak cepat, ‘geber’ gerak bersama, dan gaspol ‘garap semua potensi’ dalam menghadirkan sentra vaksinasi. Selain vaksinasi, Kemenparekraf juga akan menggulirkan program dukungan akomodasi dan fasilitas pendukung lainnya bagi tenaga kesehatan. Program dengan anggaran sebesar Rp 300 miliar yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini diharapkan dapat mendukung reaktivasi industri pariwisata, khususnya perhotelan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed