by

Semester I 2021, Penerimaan Negara dari Industri Hulu Migas Tembus Rp 96,7 Triliun

-Energi-44 views

By Zahra

SELISIK.COM – Sektor minyak dan gas (migas) mencatatkan penerimaan negara sebesar 6,67 miliar dollar AS atau setara Rp 96,7 Triliun pada semester I 2021. Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menyatakan, tingginya penerimaan negara ini tidak terlepas dari harga minyak yang berangsur membaik setelah sempat jatuh pada 2020.

“Seperti juga dirasakan oleh sektor lain, pandemi Covid-19 memberikan tantangan yang cukup berat bagi industri hulu migas,” ungkap Dwi.

SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menghadapi pandemi ini dengan melakukan usaha-usaha yang kreatif. “Syukur, pada semester I tahun 2021 ini kami berhasil memberikan penerimaan negara yang optimal,” ujar Dwi, Senin (19/7/2021).

Baca juga  Capai 36,7%, Batu Bara Masih Dominasi Sumber Energi Listrik Global

Dwi meyakini penerimaan negara dari sektor hulu migas pada akhir 2021 akan mencapai Rp 154 triliun. “Harga ICP (Indonesian Crude Price) menunjukkan kenaikan, bahkan per Juni 2021 mencapai 70,23 dolar AS/barel,” tutur Dwi.

“Momentum ini akan kami gunakan secara maksimal untuk mendorong KKKS agar lebih agresif dalam merealisasikan kegiatan operasi,” ujar Dwi. Penerimaan negara yang maksimal juga merupakan hasil usaha hulu migas mengoptimalkan kegiatan dan biaya.

Kegiatan yang dilakukan antara lain melalui pemilihan prioritas kegiatan work order dan maintenance routine da inspection, efisiensi general administration khususnya akibat adanya pembatasan kegiatan. Upaya ini membuat biaya per barel pada semester I 2021 sebesar 12,17 dolar AS/ BOE (barel setara minyak). “Lebih rendah dibandingkan Semester I tahun 2020 sebesar 13,71 dolar AS/BOE,” kata Dwi.

Baca juga  Iran Mampu Menghasilkan 8.000 MW Listrik Nuklir

Selain penerimaan negara yang berhasil mencatatkan capaian maksimal, capaian lifting migas juga mencatatkan hasil yang baik. Lifting migas pada semester I 2021 rata-rata 1,64 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD).

Lifting minyak sebesar 667 ribu barel minyak per hari (BOPD), atau 95 persen dari target APBN yang ditetapkan untuk tahun ini sebesar 705 ribu BOPD. Lifting gas sebesar 5.430 MMSCFD dari target APBN sebesar 5.638 MMSCFD atau tercapai 96 persen. *

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed