Berita Terkini tanpa Kebohongan

Sepanjang Juli, Kasus Covid-19 Turun

2 min read
anies baswedan

By Khanzalani

SELISIK. COM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat maupun PPKM Level 4 memberikan dampak positif bagi perkembangan penanganan Covid-19. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, tingkat kasus positif (positivity rate) di Ibu Kota menurun menjadi 15,3 persen setelah sebulan penerapan PPKM selama Juli 2021.

Gubernur menyebutkan bahwa fakta tersebut berdasarkan data situs corona.jakarta.go.id per 31 Juli 2021. “Positivity rate juga turun. Saat ini kita berada di kisaran 15 persen, sementara di saat puncak dulu, kita pernah mencapai angka 45 persen,” jelas Anies di Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Tren keterisian rumah sakit (bed occupancy ratio) juga membaik. Kini sudah berada di level 70 persen. Indikatornya, antrean pasien di rumah sakit yang sudah terurai.

Menurut Anies, data tersebut merupakan catatan keberhasilan dari segala upaya yang ditempuh seluruh elemen masyarakat dalam mengurangi mobilitas. Terutama selama masa PPKM Darurat dilaksanakan sejak 3-25 Juli 2021.

Meski kondisi membaik, Gubernur tetap meminta seluruh warga Jakarta tetap menjaga protokol kesehatan. Dia juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menurunkan positivity rate dengan angka ideal di bawah 5 persen.

Meski jumlah kasus aktif juga telah turun menjadi 17.850 per hari, Jakarta masih dihadapkan dengan adanya 3.000 kasus baru setiap hari. Keterisian tempat tidur di RS juga masih harus diturunkan menjadi 60 persen meskipun antrean pasien di IGD sudah mulai kondusif.

Keterisian pasien di ruang ICU masih cukup padat. Karena itulah, Anies mewanti-wanti agar semua masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tidak lengah dalam menjaga kondisi yang sedang landai ini. “Karena itu, jangan kasih kendor, jangan lengah, jangan sampai momentum. Ini berbalik karena kita buru-buru merasa senang, buru-buru merasa berhasil, lalu kita mulai berkegiatan bebas,” ujar Anies.

Jakarta dan kota-kota lainnya, khususnya di Jawa dan Bali selalu menjadi wilayah paling banyak kasus Covid-19. Ini menunjukkan bahwa daerah dengan populasi padat dan mobilitas tinggi sangat rentan terhadap penyebaran wabah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.