Berita Terkini tanpa Kebohongan

Tidak Ada Bukti Hewan Tularkan Covid-19 ke Manusia

2 min read
kebun binatang ragunan

Source: ragunanzoo.jakarta.go.id

By Zahra

SELISIK.COM – Pemerintah meminta masyarakat yang memiliki hewan peliharaan agar tidak khawatir terkait dengan kabar yang menyebutkan Covid-19 tergolong zoonosis. Artinya, penyakit ini bisa menular dari hewan ke manusia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan virus corona bisa menular dari hewan ke manusia. Meski demikian, Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) mencatat ada 500 kasus Covid-19 yang menjangkiti 10 spesies hewan di 30 negara.

Wiku menuturkan, sejak awal pandemi sudah banyak laporan mengenai infeksi SARS Cov-2 pada hewan, termasuk satwa liar. “Tapi penting diketahui bahwa sejauh ini tidak ada bukti yang tunjukkan bahwa hewan yang terinfeksi covid-19 dapat menularkan virus ke manusia,” ujar Wiku.

Pemilik hewan peliharaan diimbau tidak panik dan selalu merawat dan memenuhi kesejahteraan hewan peliharaan. Sebagai bentuk pencegahan, Wiku mengimbau pemilik hewan peliharaan menghindari kontak dengan hewan peliharaan jika si pemilik terinfeksi Covid-19.

Pemilik yang belum divaksinasi juga diminta untuk mengurangi kontak dengan hewan peliharaan. “Serta periksakan hewan ke dokter hewan jika menunjukkan gejala,” kata Wiku.

Dengan kondisi seperti saat ini, pemilik hewan peliharaan harus lebih bijak dalam merawat hewan mereka. Termasuk tak membiarkan hewan berkeliaran keluar rumah.

Beberapa waktu lalu diberitakan, dua harimau sumatera yang berada di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) terinfeksi Covid-19. Dicurigai mereka tertular dari manusia.

Pakar kesehatan sekaligus dokter relawan covid-19, dr Muhamad Fajri Adda’i, mengungkapkan bahwa hewan memang dapat terinfeksi virus corona. Mengutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), kemungkinan hewan terinfeksi covid-19 bisa dari manusia.

“Jadi kalau ditanya kenapa hewan bisa kena, kemungkinan dia tertular dari manusia, itu keterangan yang ada di CDC. Jadi, memang bisa ketika hewan close contact atau kontak erat dengan manusia,” jelas Fajri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.