by

Tiga Dara ITS Kreasi Emisi Nol Karbon

-Kampus-85 Views

By Khanzalani

SELISIK.COM – Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dari Departemen Teknik Geofisika ITS mampu menemukan ide untuk menghasilkan ekstraksi lithium langsung dari geothermal brine di Indonesia untuk mengurangi emisi karbon. Mereka adalah Dina Yulianita, Rizka Amelia, dan Hilda Liliana Sihombing.

Mahasiswa angkatan 2017 ini menyoroti isu lingkungan yang kerap menjadi perbincangan hangat masyarakat, terutama perubahan iklim karena banyaknya emisi karbon. Dina, yang menjadi Ketua Tim, menuturkan bahwa sudah saatnya untuk menggunakan energi bersih dan terbarukan guna mengurangi dampak perubahan iklim tersebut. Salah satunya dengan baterai lithium. “Cadangan lithium sendiri dapat ditemukan di batuan pegmatite dan brine water,” jelas Dina dikutip dari laman ITS, Sabtu (19/6/2021).

Produk brine merupakan salah satu hasil dari geotermal yang nantinya akan diinjeksikan kembali ke dalam bumi. Faktanya, Indonesia mempunyai potensi sumber energi geotermal sangat kaya karena terletak di “Cincin Api”. Karena itu, tak menjadi masalah untuk menghasilkan ekstraksi lithium. “Terdapat tiga cara yang sudah terbukti optimal untuk ekstraksi langsung lithium dari geothermal brine, yaitu adsorpsi, pertukaran ion, dan elektrodialisis,” ungkap Dina.

Baca juga  Presiden Ingin IPB Jadi Kampus Pelopor Inovasi

Meskipun terdapat tiga cara yang berbeda, lanjut Dina, ekstraksi langsung ini memiliki prinsip pemisahan ion lithium dari geothermal brine sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku baterai lithium. Menurut Dina, metode ekstraksi ini sudah dilakukan di beberapa lapangan geotermal di luar negeri, sebut saja di lapangan geotermal Salton Sea, California, Amerika Serikat.

Indonesia belum lama eksplorasi besar-besaran untuk mencari cadangan nikel yang juga menjadi bahan baku pembuatan baterai lithium. “Jadi kami ingin ide ini diterapkan di Indonesia agar nantinya dapat memproduksi baterai lithium secara mandiri,” tuturnya.

Baca juga  UGM Kembangkan Model Get and Go di Bumi Wisata Ngoro-oro Gunungkidul

Gagasan yang disampaikan melalui video tersebut berhasil mendapatkan apresiasi juara 3 dalam ajang Petroleum Euforia 2021 yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) Seksi Mahasiswa STT Migas Balikpapan. Dengan segala keterbatasan dan dalam waktu singkat, mereka melakukan berbagai riset terkait isu lingkungan dan energi. sehingga melahirkan sebuah gagasan hebat yang dapat menjadi solusi bagi Indonesia. “Kami berharap dari banyak pihak dapat mendengar aspirasi kami dan dilakukan penelitian lebih lanjut sehingga gagasan kami dapat direalisasikan,” ujarnya. *

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed