Berita Terkini tanpa Kebohongan

Tunggakan Tagihan Covid-19 ke Rumah Sakit Capai Rp 2,56 T

1 min read

By Khanzalani

JAKARTA — Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyatakan bahwa hasil tinjau ulang BPKP atas tunggakan tagihan yang memenuhi syarat formal untuk dibayarkan mencapai Rp 2,56 triliun. Jumlah tunggakan tersebut untuk 909 rumah sakit, termasuk koreksi lebih bayar senilai Rp 760 miliar pada 258 rumah sakit.

Menurut Direktur Pengawasan Bidang Sosial dan Penanganan Bencana BPKP, Michael Rolandi C Brata, dari total 1.385 rumah sakit yang direvisi tagihannya, masih ada 160 rumah sakit yang belum melengkapi persyaratan administrasi dengan nilai tagihan sebesar Rp 695 miliar. “Total potensi penghematan yang berhasil BPKP temukan sebesar Rp 1,665 triliun, atau 42% dari total permohonan reviu tunggakan dari Kementerian Kesehatan senilai Rp 3,897 triliun,” jelas dia Senin (28/6/2021).

Permohonan peninjauan ulang tunggakan tagihan 2020 yang diajukan oleh Kemenkes sebesar Rp 3,897 triliun dalam empat tahap, termasuk kelebihan pembayaran untuk diperhitungkan dalam klaim berikutnya sebesar Rp 113 miliar. Kemudian, BPKP meninjau ulang berdasarkan masing-masing asersi dari Kemenkes.

Menurut Michael, peninjauan ulang atas tunggakan klaim rumah sakit selesai dalam empat tahap berturut-turut dengan laporan tertanggal 12 April, 21 Mei, 28 Mei, dan 22 Juni 2021. Pihaknya menyelesaikan seluruh reviu yang dimohonkan Kemenkes. Tercatat per tanggal 27 Juni 2021 tidak ada lagi reviu yang masih berproses di BPKP. Ini bertujuan agar tunggakan tagihan atas layanan rumah sakit Tahun 2020 segera tuntas sehingga tidak mengganggu proses perawatan pasien Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.