by

UEA Bangun Pengolah Sampah Jadi Energi Senilai $1,1 Miliar

-Energi-39 views

By Zahra

Uni Emirate Arab (UEA) berencana membangun serangkaian insinerator sampah yang pada akhirnya akan membakar hingga dua pertiga sampah negara itu. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi masalah sampah yang terus meningkat di UEA.

Tidak hanya itu, Dubai juga sedang membangun fasilitas limbah untuk mengolahnya menjadi energi senilai $1,1 miliar. Ini salah satu investasi yang terbesar di dunia, sementara pabrik yang lebih kecil sedang dibangun di Sharjah dan akan mulai beroperasi tahun ini. Seperti dilaporkan Bloomberg, dua proyek lebih lanjut sedang dibangun di Abu Dhabi.

Baca juga  Kenaikan Harga Minyak Makin Mengkhawatirkan

Membakar sampah menciptakan emisi karbon. Emisi ini berpotensi mempersulit UEA untuk mencapai targetnya menjadi netral karbon pada tahun 2050.

Namun, Bee’ah, perusahaan limbah Sharjah, akan mencoba menguranginya dengan menciptakan ruang hijau, memasang panel surya 120 MW di atas pabrik dan menghasilkan hidrogen dari sampah untuk mengisi bahan bakar truk sampahnya. Sharjah juga akan dapat menutup lokasi pembuangannya.

Baca juga  Proyek Energi Sampah, Dubai Holding Pimpin Investasi $1,1 Miliar

CEO Bee’ah Khaled Al Huraimel mengatakan ingin mengekspor model tersebut ke seluruh wilayah, termasuk Arab Saudi. Sementara, pencinta lingkungan lebih menyukai daur ulang daripada pembakaran sampah, mengubah plastik dan limbah lainnya menjadi produk yang dapat digunakan sangat menantang.

“Larangan impor limbah Cina baru-baru ini benar-benar telah mengubah penggerak ekonomi,” kata John Ord, direktur bisnis Inggris di perusahaan teknik Stantec. “Tiba-tiba, kami memiliki banyak limbah yang perlu ditangani.”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed