by

UMKM di 194 Desa Sejahtera Astra Tembus Pasar Ekspor

-CSR-13 views

By Hadi

JAKARTA: Di tengah pandemi COVID-19 yang sangat berdampak bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), diperlukan sebuah terobosan untuk membantu UMKM agar dapat bertahan. Langkah ini penting sehingga mereka tetap berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja.

Salah satu terobosan itu adalah bagaimana UMKM dapat berinovasi sehingga di tengah melemahnya permintaan di pasar domestik, mereka dapat mencari sumber pasar baru di luar negeri melalui ekspor.

Dengan dukungan dari program Desa Sejahtera Astra (DSA), sejumlah UMKM di 194 DSA berhasil berinovasi. Ada 74 produk lokalnya telah menembus pasar ekspor dan dipasarkan ke mancanegara.

Baca juga  WOM Finance Bangun Instalasi Hidroponik di 17 Kota

Saat ini tercatat 20 desa yang tergabung dalam DSA Indragiri Hilir, Riau, mengekspor 26 ton kopra per bulan dengan tujuan pasar di India, Pakistan, dan Uni Emirat Arab. Sebanyak 20 desa yang tergabung dalam program DSA Kendal, Jawa Tengah, mengekspor 10 ton essential oil per bulan dengan tujuan pasar di Amerika Serikat, Cina, Belgia, Perancis, dan El Salvador.

Selain itu, ada 15 ton beras organik per bulan telah diekspor oleh DSA Al Barokah Susukan, Semarang, dengan tujuan pasar ekspor di Yordania dan Qatar. “Masuknya Astra ke desa kami telah memberikan dampak positif karena Astra memberikan jalan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan kami,” ujar Mustofa selaku Ketua Kelompok Tani DSA Al Barokah Susukan.

Baca juga  Aksi Nyata Bersama Demi Keberlanjutan Ekosistem dengan Festival Lingkungan Astra

Selain pendapatan yang meningkat, target pasar meluas, jumlah desa yang terpapar program DSA pun bertambah. Awalnya hanya empat desa saja sekarang berkembang menjadi 20 desa.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed