Berita Terkini tanpa Kebohongan

Unit BAIC Ajukan Persetujuan Pembuatan Mobil Listrik Bermerek Xiaomi di Tiongkok

2 min read
Xiaomi, BAIC, mobil listrik, kendaraan listrik, otomotif

Source: BAIC Group

By Mentari

SELISIK.COM – Anak perusahaan dari produsen mobil BAIC Group yang berbasis di Beijing, terdaftar sebagai BAIC ORV, telah secara resmi mengajukan permohonan kepada otoritas pengatur untuk meminta persetujuan untuk produksi dua kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di bawah merek Xiaomi, menurut informasi yang diungkapkan di Kementerian Perindustrian dan Informasi Tiongkok Situs web Teknologi (MIIT) Rabu (15/11/2023).

Langkah ini menandai ekspansi strategis Xiaomi ke pasar kendaraan listrik yang sangat kompetitif, menambah dimensi baru terhadap tantangan yang dihadapi oleh Tiongkok, pasar mobil terbesar di dunia, yang ditandai dengan kelebihan kapasitas dan melambatnya permintaan, sehingga mengakibatkan perang harga yang berdampak besar pada margin pemasok.

Proposal BAIC ORV menguraikan rencana untuk memproduksi dua varian model bermerek Xiaomi di Beijing. Yang pertama, bernama SU7, akan menggunakan baterai litium besi fosfat BYD dan memiliki kecepatan tertinggi 210 kilometer per jam (kpj). Varian kedua, SU7 Max, akan menggunakan baterai lithium berbasis nikel dan kobalt CATL, menawarkan kecepatan lebih tinggi hingga 265 kpj. Kedua model secara mencolok menampilkan logo “MI” di bagian depan dan membawa nama “Xiaomi” di bagian belakang, seperti yang digambarkan dalam gambar yang dipublikasikan di situs web MIIT.

Meskipun Xiaomi telah mendirikan pabrik produksi di Beijing dengan kapasitas 200.000 EV per tahun, pengajuan tersebut menunjukkan bahwa BAIC akan bertindak sebagai produsen untuk kedua model tersebut. Kendaraan listrik baru ini dijadwalkan akan diproduksi di fasilitas yang memiliki alamat yang sama dengan pabrik Xiaomi, seperti dilansir China Business News.

Xiaomi telah mengisyaratkan masuknya mereka ke sektor kendaraan listrik dengan mendaftarkan berbagai lowongan pekerjaan yang terkait dengan penjualan mobil, termasuk posisi manajer penjualan kendaraan energi baru dan manajer showroom mobil Xiaomi di Beijing dan Shanghai, menurut laporan dari publikasi bisnis STAR Market Daily.

Hingga berita ini diturunkan, baik BAIC dan Xiaomi belum memberikan tanggapan segera atas permintaan komentar mengenai aplikasi EV. Perkembangan ini mengikuti laporan Reuters sebelumnya pada bulan Agustus, yang mengungkapkan bahwa perencana negara Tiongkok memberikan persetujuan kepada Xiaomi untuk produksi kendaraan listrik, sambil menunggu izin dari MIIT, yang menilai pembuat mobil dan model baru untuk kepatuhan teknis dan keselamatan.

Meskipun MIIT secara teratur merilis daftar calon produsen mobil yang meminta persetujuan, Xiaomi tidak hadir dalam daftar terbaru yang diterbitkan pada hari Rabu. Presiden Xiaomi Lu Weibing telah mengindikasikan pada akhir Agustus bahwa kemajuan perusahaan dalam manufaktur kendaraan listrik lebih cepat dari jadwal. Pendapatan Xiaomi pada kuartal kedua sempat mengalami penurunan 4% year-on-year di tengah kontraksi pasar ponsel pintar Tiongkok.

Industri otomotif di Tiongkok saat ini sedang bergulat dengan kelebihan kapasitas dan meningkatnya perang harga yang melibatkan lebih dari 40 merek, yang berdampak signifikan pada margin keuntungan rantai pasokan. Khususnya, Tesla Inc masih menunggu izin peraturan untuk rencana perluasan pabriknya di Shanghai, dan Lucid Group telah diberitahu tentang rendahnya kemungkinan persetujuan untuk mobil buatan Tiongkok. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.